China adopsi eSIM, Ponsel Tak Perlu Kartu SIM FIsik ?

Kartu SIM pada ponsel adalah benda kecil tapi memiliki fungsi yang sangat penting. Karena tanpa kartu SIM, pengguna ponsel tidak dapat melakukan panggilan serta terkoneksi dengan jaringan operator seluler.

Sejak awal di perkenalkan sampai sekarang, bentuk kartu SIM semakin simple dan kecil. Tentu hal ini agar dapat menghemat ruang bagi jeroan ponsel tersebut. Namun tetap saja SIM masih berupa benda fisik yang mesti diselipkan kedalam perangkat.

China, kini adalah negara pertama yang mengadopsi eSIM. eSIM adalah chip yang tertanam dalam perangkat seluler. Chip ini menyimpan profil operator-operator seluler yang bisa diganti-ganti tanpa harus menukar kartu.

Konsumen di China kini sudah bisa mencicipi teknologi besutan dari Unicom karena teknologi ini sudah diresmikan di enam kota yaitu, Shanghai, Guangzhou, Shenzen, Zhengzhou, dan Changsa.

Selain tidak perlu kartu SIM fisik, eSIM juga dapat digunakan untuk dua perangkat dengan nomor ponsel yang sama. Tentunya perangkat yang sudah mendukung eSIM.

Sebagaimana dirangkum dari TechNode, Apple Watch Series 3 menjadi perangkat pertama di China yang mendukung eSIM. Jam tangan pintar tersebut dapat menggunakan nomor ponsel yang sama dengan perangkat seluler secara terpisah tanpa harus berdekatan dengan ponsel untuk menjaga koneksi Bluetooth seperti versi sebelumnya.

China Unicom sendiri menjadi satu-satunya operator seluler yang menyediakan eSIM di Negeri Panda, setidaknya hingga saat ini. Untuk mendorong adopsi pengguna, China Unicom menggelar promosi biaya langganan lebih murah untuk eSIM kedua hingga akhir 2018.

Tinggalkan Balasan