Data Bocor, Pendiri Whatsapp Mengajak Netizen Hapus Facebook

Baru-baru ini dunia maya dihebohkan dengan kabar bocornya data 50 juta pengguna Facebook kepihak yang tidak berhak. Mendengar kabar tersebut, salah satu pendiri aplikasi Whatsapp menyerukan untuk menghapus aplikasi Facebook dari smartphone.

Dalam akun Twitternya, Brian Acton menuliskan tagar #DeleteFacebook (hapus Facebook). Belum jelas apa motif dari Brian Acton menuliskan tagar tesebut. Namun diperkirakan hal ini berhubungan dengan bocornya 50 juta data pengguna Facebook.

Data 50 juta pengguna Facebook tersebut bocor kepada firma analisis data yang bernama Cambridge Analytica dan juga ada dalam arsip Strategic Communications Laboratories (SCL). Keduanya adalah perusahaan yang saling berafiliasi.

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan kalau data tersebut bocor kepada Cambridge Analytica melalui pengembang aplikasi pihak ketiga dan 30 juta diantaranya sudah siap untuk memetakan seseorang.

Karena skandal ini, saham Facebook anjlok 6,77% setelah kabar tersebut tersebar. Nilai valuasi dari perusahaan pun turun sebesar 36 miliar dollar AS atau setara dengan  495 triliun rupiah.

Tinggalkan Balasan