NIH 5 HOAX PALING HEBOH DI INDONESIA SELAMA TAHUN 2018!

Sebagai pengguna internet yang aktif, kita sering sekali menerima kabar-kabar yang tidak jelas kebenarannya atau yang biasa disebut dengan hoax. Entah apa maksud dari orang yang menyebarkannya, terkadang berita hoax tersebut sangat merugikan pendengarnya.

Oleh sebab itulah, apabila menerima kabar yang tidak jelas atau diragukan sumbernya, kita tidak boleh langsung percaya berita tersebut. Meskipun tidak semua, namun kebanyakan adalah hoax.

Baru-baru ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merilis daftar hoax paling mengehebohkan sepanjang tahun 2018! Apa aja itu? Yuk langsung kita simak videonya folks!

 

5. Hoax Rekaman Black Box Lion Air JT610

Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan laut Karawang, Jawa Barat, menjadi isu yang banyak diperbincangkan di berbagai ruang publik dan media sosial. Bersamaan dengan itu bermunculan pula berbagai isu meliputi berita, foto dan video yang disinformasi bahkan hoax terkait peristiwa jatuhnya pesawat tersebut.

Kabar hoax ini tentu menimbulkan banyak spekulasi dan keresahan di kalangan masyarakat, mengingat banyaknya jumlah korban pada tragedi maut tersebut. Salah satunya beredar pula video di platform youtube yang diunggah oleh channel Juragan Batik Reborn pada tanggal 29 Oktober 2018 dengan judul “LION AIR JT610 tersebut Mengerikan Hasil Rekaman BLACK BOX”. Video tersebut bukan isi rekaman dari blackbox Lion Air JT610 akan tetapi tanggapan seseorang terkait video MAP detik-detik Lion AIr JT610 hilang kontak. Sehingga judul konten tersebut tidak sesuai dengan isinya dan dapat dikategorikan sebagai konten disinformasi/hoax.

 

4. Hoax Konspirasi Imunisasi dan Vaksin

Imunisasi sering kali mendapat penolakan dari beberapa kelompok masyarakat karena adanya informasi yang tidak lengkap, tidak benar atau hoax. Salah satu hoax tentang vaksin imunisasi yang cukup viral adalah isu konspirasi penyebaran virus atau penyakit melalui vaksin. Dikabarkan vaksin yang digunakan imunisasi mengandung sel-sel hewan, virus, bakteri, darah, dan nanah.

Isu yang tidak benar itu menimbulkan dampak luar biasa terhadap stigma masyarakat Indonesia tentang Imunisasi. Imbasnya masyarakat menjadi ragu bahkan takut untuk memberikan imunisasi pada anak-anak mereka.

 

3. Hoax Penculikan Anak

Hoax penculikan anak beredar di berbagai media sosial dan sempat menimbulkan keresahan di masyarakat. Ironisnya, hoax ini juga beredar di sejumlah daerah dengan tambahan ilustrasi gambar yang bervariasi.

Hal itu langsung dibantah Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar yang menyebut bahwa kabar penangkapan pelaku penculikan tersebut tidak benar. Ia mengatakan, laki-laki yang terdapat dalam video tersebut adalah seorang juru parkir yang mengidap gangguan jiwa.

 

2. Hoax Gempa Susulan di Palu

Beredarnya broadcast konten melalui Aplikasi Whatsapp tentang gempa susulan di Palu sangat meresahkan masyarakat Kota Palu khususnya. Berita itu berdampak langsung kepada korban gempa dan tsunami yang masih mengalami trauma.

Dalam pesan berantai tersebut tertulis bahwa Palu dalam keadaan siaga 1. Informasi menukil seorang yang bekerja di BMKG ketika selesai memeriksa alat pendeteksi gempa. Pesan tersebut menyebutkan bahwa akan terjadi gempa susulan berkekuatan 8,1 SR dan berpotensi tsunami besar.

Informasi itu hanya isu bohong. Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui akun media sosial mengonfirmasi faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti.

 

1. Hoax Ratna Sarumpaet

Pada 2 Oktober 2018, akun Facebook Swary Utami Dewi pertama kali mengunggah kabar berita soal aktivis Ratna Sarumpaet yang diduga dianiaya oleh sekelompok orang di Bandung.

Unggahan itu disertai screenshoot dari aplikasi pesan WhatsApp beserta foto Ratna Sarumpaet.

Konten ini lantas viral di Twitter dan diunggah kembali serta dibenarkan oleh beberapa tokoh politik tanpa melakukan verifikasi.

Setelah ramai diperbincangkan dan muncul tiga laporan mengenai dugaan hoax, konten ini ditanggapi Kepolisian yang melakukan penyelidikan.

Rupanya, Ratna tidak dianiaya bahkan tidak berada di Bandung pada saat itu.

Ia justru berada di Jakarta dan melakukan operasi plastik di RS Bina Estetika Menteng sehingga membuat wajahnya lebam.

 

Okay folks itulah dia 5 hoax paling heboh disepanjang tahun 2018. Mana nih diantara hoax tersebut yang paling berdampak dalam hidup kamu? Tulis komentar kamu dibawah yah! Semoga tahun 2019 sudah gak ada hoax lagi yah.. Anyway, jangan lupa subscribe yah folks untuk mendukung terus channel ini. Makasih!