PARAH! Ternyata Inilah Kekurangan Dari iOS 12!

Meskipun masih dalam versi Beta, namun beberapa pihak sudah dapat menjajal ios terbaru dari Apple yaitu ios 12. Akan tetapi ada beberapa keluhan yang diajukan oleh mereka, salah satunya adalah cara mengirim foto pada imessage yang membuat mereka jengkel. Seperti apa memangnya?

Saat ini kalau ingin mengirim gambar dari Photos, pengguna hanya tinggal memilih icon foto pada sisi kiri sebelah icon App Store kemudian pengguna tinggal memilih foto cari camera roll atau bisa langsung mengambil gambar melalui kamera.

Nah di iOS 12, ikon kamera tersebut hanya memungkinkan para penggunanya mengambil gambar. Untuk mengirimkan gambar melalui Camera Roll, mereka harus membukanya dari ikon App store terlebih dahulu, kemudian pilih ikon Photos untuk memilih gambar dari Camera Roll. Ribet ya?

Berikut adalah beberapa luapan kekecewaan dari beberapa pengguna ios 12 beta.

“Satu-satunya hal yang paling menjengkelkan pada iOS 12 sejauh ini ialah: cara menambah foto di iMessage menjadi tombol terpisah yang lebih kecil di baris bawah, bukan di bagian tombol kamera utama seperti pada iOS sebelumnya,” ungkap salah satu pengguna melalui akun Twitter @bjorn.

Pengguna lainnya, melalui akun Twitter @julipuli juga mengeluhkan masalah yang sama. “Yang tidak diperbaiki pada iOS 12 beta 3: menekan ikon kamera yang ada pada fitur iMessage, hanya membuka kamera tanpa akses untuk mengambil foto yang sudah ada di galeri. Perubahan yang paling menjengkelkan pada iOS 12,” sungutnya.

Maksud Apple melakukan hal ini mungkin adalah agar pengguna bisa lebih sering mengunjungi App Store yang ada di fitur Message, di mana para pengguna dapat membeli dan mengunduh fitur lain untuk aplikasi iMessage sepert stiker, emoji, dan efek khusus.

Mungkin karena terlalu banyak pengguna yang mengirim gambar yang berasal dari Camera Roll yang membuat Apple merasa tepat mengambil keputusan untuk menggiring pengguna ke App Store yang ada pada iMessage.

Akan tetapi, dengan banyaknya ungkapan kekecewaan tehadap iOS 12, semoga saja pembesut iPhone ini dapat membenahi kembali kekurangan yang ada pada sistem operasinya, demi memudahkan para pengguna Apple.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *