WABAH BLACK DEATH MASIH ADA! SEJARAH NGERINYA PERISTIWA BLACK DEATH!

Kali ini kita akan membahas tentang sejarah yang sangat mengerikan pada abad pertengahan tentang sebuah wabah yang diberi nama Black Death atau Maut HitamWabah ini berhasil memporak-porandakan benua Eropa pada saat itu dimana hampir duapertiga penduduk Eropa mati karena wabah ini. Total korban jiwa mencapai 75 juta hingga 200 juta jiwa. Mengerikan sekali yah! Memangnya ini wabah penyakit apa sih? Yuk kita bahas folks!

 

Awal Kemunculan Black Death

Wabah Black Death pertama kali terjadi di Eropa pada tahun 1347-1351. Mau tau seberapa mengerikannya penyakit ini? Hanya dalam waktu 4 tahun, sepertiga hingga dua pertiga warga Eropa mati akibat wabah ini. Sampai-sampai mereka mengira bahwa kiamat akan segera tiba serta kekacauan pun terjadi dimana-mana. Penyebab dari wabah ini adalah bakteri yang kemudian diketahui bernama Yersinia Pestis.

Terdapat beberapa teori mengenai asal dari wabah ini. Salah satu teori yang paling tua adalah bahwa maut hitam berasal dari dataran stepa di Asia tengah. Dari daerah ini, menyebar menuju Eropa melalui Jalur Sutra yang dibawa oleh tentara dan pedagang Mongol.

Pada saat yang hampir bersamaan, terjadi pula epidemi pada sebagian besar Asia dan Timur Tengah, yang menunjukkan bahwa peristiwa di Eropa sebenarnya merupakan bagian dari pandemi multi-regional. Jika termasuk Timur Tengah, India, dan Tiongkok, Maut Hitam telah merenggut sedikitnya 200 juta nyawa.

 

Bagaimana Bisa Menyebar?

Selama ribuan tahun, tidak ada penyakit epidemi. Namun, ketika orang-orang mulai tinggal di kota, infeksi bisa menyebar dengan lebih mudah. Ketika pedagang dan tentara melakukan perjalanan dari kota ke kota, mereka membawa bakteri dan virus bersama mereka dan menyebarkan infeksi ke populasi baru. Anak-anak dalam bahaya terbesar karena hingga abad kesembilan belas, 50% anak meninggal sebelum usia lima tahun.

Ditambah lagi, saluran air serta saluran pembuangan bangsa Eropa zaman dulu sangatlah buruk. Menyebabkan air yang dipakai sehari-hari pun telah terkontaminasi.

Wabah penyakit ini muncul melalui tiga varian penularan. Paling umum merupakan Varian Pes berasal dari pembengkakan kelenjar getah bening (Bubo) yang muncul di leher korban, ketiak ataupun pangkal paha. Penyakit ini tumbuh dengan berbagai ukuran, dimulai dari sebesar telur hingga sebesar apel. Meskipun beberapa orang selamat dari penderitaan, wabah penyakit ini biasanya hanya memberikan harapan hidup satu minggu pada korban.

Penyebaran wabah Pes bermula dari seranggga (umumnya kutu) yang terinfeksi melalui kontak langsung dengan hewan pengerat termasuk di antaranya tikus dan marmot yang terinfeksi wabah. Setelah tikus tersebut mati, kutu menggigit manusia dan menyebarkannya kepada manusia.

Varian kedua merupakan wabah Pneumonia yang menyerang sistem pernapasan dan disebarkan hanya dengan menghirup udara yang dihembuskan melalui korban. Wabah penyakit ini jauh lebih mematikan dibanding wabah Pes, harapan hidup hanya dapat diukur dalam satu atau dua hari.

Varian ketiga merupakan penularan wabah Septicemia, wabah ini menyerang sistem darah. Berbeda dengan kedua wabah lainnya, varian ini dapat menyebar melalui gigitan serangga atau hewan pengerat yang telah terinfeksi, atau melalui kontak dengan manusia yang telah terinfeksi lainnya.

 

Apakah Black Death Sudah berakhir?

Black Death sebenarnya adalah sebuah nama modern yang diberikan untuk menjelaskan keadaan saat itu. Orang yang terjangkit wabah ini, kulitnya akan berubah menjadi hitam sebelum akhirnya meninggal.

Namun pada tahun 1666 sempat terjadi kebakaran hebat di London yang membantu mengakhiri wabah ini karena api tersebut membakar habis tikus-tikus dan kutu yang menyebarkan penyakit ini, meskipun banyak juga korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Jika dibilang sudah berakhir, penyakit ini belum sepenuhnya berakhir. Sampai saat ini masih ada laporan yang menyatakan secara global ada 650 kasus dalam setahun dimana 130 diantaranya meninggal akibat wabah ini.

Dengan kemajuan ilmu kedokteran saat ini, kemungkinan selamat dari penyakit ini adalah 90% apabila ditangani dengan baik saat awal terdeteksi. So, kita harus lebih hati-hati lagi yah!

 

Okay folks itulah penjelasan singkat mengenai black death. Serem yah! Korban Perang Dunia ke II aja gak sebanyak itu. Anyway, kamu udah subscribe belum folks? Kalau belum, langsung di klik aja yah tombol subscribenya! Makasih…